Selasa, 22 Desember 2009

TAUSIAH SINGKAT MENYAMBUT TAHUN BARU HIJRIAH 1431H

Assalamualaikum Wr. Wb.

Berikut akan saya sampaikan tausiah singkat dalam rangka memperingati tahun baru hijriah - 1431H, yang diselenggarakan pada :

Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Dec 2009 <>
Waktu : 11.00 - 12.00 WIB
Tempat : STAI Bani Saleh
Narasumber : Dr. Daud Rasyid
Partisipan : Seluruh keluarga besar Bani Saleh beserta Yayasan Bani Saleh
Topic : Tahun Baru Hijriyah simbol hijrah ke arah yang lebih baik.

Hijrah adalah makna terdalam catatan historis dari tahun baru hijriyah. Penetapan model kalender Islam dengan mengambil momen hijrah memiliki pesan yang amat dalam. Napak tilas Nabi ketika ia mengajak kaum Mekah untuk hijrah ke Madinah tak ubahnya jejak sejarah yang memberikan pesan kemanusiaan bahwa manusia harus selalu berikhtiar untuk bisa berhijrah: dari kemungkaran menuju kebaikan; dari gemerlap duniawi menuju hakikat kesejatian diri. Pada lingkup paling minimal, dalam konteks hijrah, Muhammad Saw telah mewariskan "pusaka" kembar berupa kekuatan taubat dan syukur. Taubat pada dimensi ini bisa dimaknai sebagai komitmen untuk melakukan perubahan. Tentu saja, sesuai visi hijrah, itu adalah perubahan ke arah yang positif dan lebih baik. Sedangkan dimensi syukur, sepatutnya ditafsirkan dalam bingkai kreatif, yaitu kesudian untuk senantiasa mengoptimalkan segenap talenta diri serta potensi sosial.

Mengingat kembali pesan Nabi Muhammad SAW untuk umatnya ketika menjelang ajalnya bahwa kita harus terus berpegang teguh pada Alqur'an dan Sunnah. Dewasa ini di tengah maraknya modernisasi, budaya islam harus terus hidup di fikiran, di hati dan di setiap perbuatan, sehingga akan tercipta masyarakat yang maju dan tetap santun baik terhadap sesama manusia maupun terhadap lingkungan sekitar. Dunia kini mulai tertarik dengan system ekonomi Islam yang di Indonesia dikenal dengan ekonomi syariah, itu karena system ekonomi Islam adalah system yang komplex dan tetap menempatkan keadilan untuk seluruh komponen yang terlibat di dalamnya sehingga kesejahteraan bisa tercapai secara menyeluruh dan berkesinambungan. Di bidang kedokteran, hukum islam juga telah melahirkan gagasan ilmu yang berharga untuk kesehatan dan kesejahteraan umat, seperti pada proses khitan baik untuk laki-laki maupun perempuan, yang bertujuan tidak hanya untuk kesehatan fisik tapi juga pada kesehatan psikologis. Tidak hanya di bidang itu tapi di semua bidang, dengan tidak bermaksud berlebihan syariah Islam adalah sytem yang unik dan terbaik yang bisa dijalankan oleh semuanya.
Sekian uraian singkat dari saya, keselahan sepenuhya dari saya, kebenaran semata dari Allah SWT.
Wassalam.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar